Sebagai Pemula di dunia internet, ilmu saya masih
kurang alias newbie. Pas ketemu pengumuman adanya lomba dari PANDI tentang
informasi penggunaan domain.id. Wah saya pikir bisa belajar sekalian
iseng-iseng berhadiah. Sambil menyelam minum air nih. Okay karena masih newbie
jadi maaf buat yang sudah sesepuh artikel saya masih pemula banget.
Apa itu domain ? kalau jawaban asal tembak sik domain itu seperti google.co.id, yahoo.com dll. Nah kalau secara jelasnya? Ngak ngerti deh (tadinya hehe). Dari hasil browsing-browsing yang saya dapatkan ,ini hasilnya (sip dah nambah ilmu lagi)
Berdasarkan Wikipedia Domain adalah nama unik yang diberikan untuk mengidentifikasi nama server komputer seperti web server atau email server di jaringan komputer ataupun internet. Okay ada gambaran sedikit. Jadi prinsipnya identitas komputer tersebut hanya menggunakan angka yaitu dengan nomor ip. Nah angka atau nomor ip ini dijadikan bahasa mesin yaitu bit atau bilangan biner (waduh ingat zaman kuliah dulu bilangan 01 01 hahaha). Nah manusia kan kagak seperti mesin tuh hapal ip dengan angka mudah (kecuali yang jenius ya). Jadi di gunakanlah nama yang unik. Nama domain berfungsi untuk mempermudah pengguna di internet pada saat melakukan akses ke server, selain juga dipakai untuk mengingat nama server yang dikunjungi tanpa harus mengenal deretan angka yang rumit. Nama domain ini juga dikenal sebagai sebuah kesatuan dari sebuah situs web contoh "wikipedia.org". Nama domain kadang-kadang disebut pula dengan istilah URL, atau alamat website
Pertanyaan selanjutnya kok akhiran domainnya beda-beda ada yang berakhiran id, com, us, dll ??
Ohhhhh ( O..bulat) ternyata itu merupakan kategori
domain secara umum. Domain yang berakhiran .com, .net, .org termasuk dalam
kategori domain top level atau TLD (top level domain). Domain ini biasanya
tidak memerlukan ijin khusus bila ingin digunakan. Nah sedangkan
domain.id, atau domain.sg termasuk
kategori domain dengan ekstensi kode negara ( ccTLD atau Country-Specific Top
Level Domain ). .id untuk Indonesia, .sg untuk singapura, .in untuk Indonesia
dan masih banyak lagi. Penjabaran masing-masing negara yang lain dapat dilihat disini
diwikipedia.
Beberapa penjelasan diatas hanya sedikit bagian
pembuka istilahnya pemanasan. Sekarang kita masuk ke pokok pembahasannya yaitu
domain.id , domain khusus dari negeri kita sendiri Indonesia. Ngerti donk ya,
contoh umumnya ya seperti google di Indonesia akhirannya id kan. Nah ternyata
ya ada organisasi yang mengatur nama domain internet di Indonesia namanya PANDI
singkatan dari Pengelola Nama Domain Internet Indonesia. PANDI merupakan
organisasi nirlaba yang dibentuk dari komunitas internet Indonesia yang bekerja
sama dengan pemerintah untuk mengelola domain.id alias domain negara Indonesia.
Nih Saya kasih Visi Misi PANDI buat nyambung di pokok bahasan berikutnya.
Berikut saya tambahkan juga daftar
persyaratan baik umum atau yang diperlukan dari masing-masing jenis domain.id .
Data saya ambil dari website PANDI lalu saya tambahkan di kolom berikutnya
penjelasan jenis domain tersebut.
Persyaratan Umum
· Nama domain
harus sesuai dengan kriteria
penamaan.
· Nama Domain
harus menghormati dan tidak bertentangan dengan HaKI, IPR, Hak Paten/Merk.
· Untuk .co.id dan
.net.id, jika persyaratan SIUP/TDP, Akte, NPWP dan lain sebagainya sedang dalam
proses pembuatan, perlu dilampirkan Surat Keterangan/Pernyataan dari Notaris.
· Jika dianggap
perlu Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (PANDI), dapat meminta
klarifikasi berupa Surat Pernyataan/Keterangan/Penjelasan, vide Pasal 23 ayat
(2) UU no. 11/2008 tentang ITE.
· Masa berlaku
domain adalah 1 (satu) atau 2 (dua) tahun sejak tanggal persetujuan penggunaan
nama domain tersebut.
Ribet
yah..
Kelihatannya memang awalnya agak
ribet. But.. ada tapinya. Semua itu ada manfaatnya baik dari segi pemakai domain
maupun dari segi para pemakai dunia maya. Nih contohnya :
Kenapa
second level domain.id banyak banget kategorinya???
Secara tanpa sadar, pembagian tersebut
memudahkan kita para pemakai dunia maya untuk mengindentifikasi kategori
pemakai domain tersebut. Kalau domainnya berakhiran .ac.id berarti ini lembaga
pendidikan tinggi yang sudah ada izinnya, nah kalau webs.id ini merupakan
website pribadi saja.
Kenapa
syaratnya banyak banget?
Dari segi pemakai domain mereka mendapatkan
kredibilitas. Karena dengan syarat yang diajukan bila pemakai menyanggupi
berarti pemakai memang telah memiliki ijin usaha yang pasti.
Dari segi pengguna dunia maya
seperti saya, saya jadi tahu dan yakin bahwa dengan persyaratan tersebut
website dengan domain.id lebih terpercaya. Memang banyak pengguna dunia maya
yang kantongnya ngak besar seperti saya lebih suka memakai gratisan dulu.
Lagian hanya untuk curhatan pribadi. Tapi lain soal kalau kita punya usaha dan
ada ijinnya lalu ingin melebarkan sayap ke dunia maya. Lebih baik kita
menggunakan domain.id supaya kita mendapatkan kredibilitas dan kepercayaan
pengguna dunia maya. Jadi, sekarang saya
lebih yakin terhadap website e-commerce yang berakhiran domain.ic (contoh
co.id) karena sudah pasti ada ijin perusahaannya.
Dari pihak PANDI sendiri mereka
dapat membantu pengguna dunia maya. Sesuai visinya yang terpercaya, aman ,
stabil dan handal. Jika terjadi penipuan, pihak PANDI memiliki identitas yang
jelas pengguna domain. Nah bagaimana kalau dokumennya palsu atau terdapat
pelanggaran hukum ? pihak PANDI dapat mematikan domain tersebut kalau terbukti
bersalah supaya tidak ada lagi yang terkena masalah seperti tertipu dari domain
tersebut.
Jadi
yang Gratisan rawan penipuan donk ??
Tidak semuanya. Saya juga pakai yang
gratisan sekarang ini buat blog curhat saya haha. Tapi ini menjadi bahan
pemikiran kita saja kalau domain.id memiliki perlindungan dan keamanan yang
jelas bagi para pengguna dunia maya dari persyaratan dokumennya tersebut.
Lalu ada informasi menarik nih.Berdasarkan
informasi dari website APJII (Asosiasi
Penyelenggara Jasa Internet Indonesia ) yang saya temukan,
mengatakan bahwa pengguna internet di Indonesia tahun 2012 mencapai 63 juta
orang. Sebelumnya, tahun 2011 sebanyak 55 juta pengguna, tahun 2010 sebanyak 42 juta dan
tahun 2009 sebanyak 30 juta pengguna. Bagaimana tahun 2013? Diperkirakan bakal
tembus 83 juta orang dengan pertumbuhan diyakini 30 persen per tahun. Angka
tersebut akan terus bertambah sesuai dengai jumlah penduduk Indonesia yang
banyak. Mau tahu berapa ? berdasarkan badan statistik nasional sensus penduduk tahun 2010 sekitar 237juta jiwa, apalagi tahun 2013. Hmm..pangsa pasar internet di Indonesia besar
banget kan.
Nah Untuk meningkatkan layanan yang baik kepada masyarakat, PANDI tidak lagi menjual domain sendiri. Kenapa? Supaya kita-kita nih dapat diservice dengan baik. Kalau PANDI sendirian padahal pangsa pasar Indonesia gede banget. Kurang efisien lah ya. Makanya PANDI mengubah sistem penjualan domainnya dari Single Point Registry System (SPRS) menjadi Shared Registry System (SRS). Dari yang tadinya segala kebijakan domain, penjualan domain, pelayanan customer service dilakukan PANDI sendiri sekarang akan dilimpahkan ke mitra-mitra PANDI yang terpercaya. Jadi diharapkan pelanggan tidak mengeluh lagi prosesnya lama, tidak dilayani, pelayanannya tidak profesional dll. Itu semua telah PANDI pertimbangkan makanya ditunjuklah beberapa mitra PANDI yang akan mengelola penjualan domainnya secara professional. Agar penjualan domain.id akan berkembang pesat bila dikelola oleh beberapa pihak. Nah walau PANDI tidak akan mengurusi penjualan tetapi tetap pengaturan sistem domain dan kebijakan-kebijakan doman akan diatur oleh PANDI. Berikut mitra PANDI yang ditunjuk beserta linknya
-
Rumah Web : http://www.rumahweb.co.id/
-
Reseler.co.id : http://www.reseller.co.id/
-
D-Net : http://iddomain.dnet.net.id/
-
Indoreg : https://www.indoreg.co.id/
-
JRI Registrindo : http://www.registrindo.co.id/
-
Nama, Name Management : http://www.nama.co.id/
-
CBN Registrar : https://registrar.cbn.net.id/
-
Domainku : http://www.domainku.co.id/
-
Merekmu : http://www.merekmu.co.id/
-
Radnet Registrar : https://registrar.rad.net.id/
-
Indosat M2 : https://indosat.net.id/
Sebagai tambahan, masing-masing mitra
menawarkan cara promosi yang berbeda-beda juga pelayanan pelanggan termasuk
harga jual . Jadi tergantung masing-masing mau memilih mitra mana yang sesuai
di hati.
Cakep
banget ya ..Indonesia banget gitu loh!
Gambar diatas saya ambil dari foto profile akun PANDI.
Sebenarnya dari harga domain.id cukup bersaing bahkan ada domain.id yang biaya
pertahunnya tidak sampai 100000 pertahun bahkan lebih murah seperti web.id .
Monggo dicek, bandingkan dengan domain berbayar yang dari luar. Kalau memang
ada niat menggunakan domain berbayar dan harganya beda tipis dari harga
internasional . Bolehlah dipertimbangkan menggunakan domain.id, selain aman,
terpercaya, siapa lagi yang menggunakan domain Indonesia selain kita sendiri
warga negara Indonesia . Setuju ? ^^
****




Tidak ada komentar:
Posting Komentar